HIDUP SEKALI HIDUP YANG BERARTI

Friday, 15 January 2016

calon makmum

Boleh jadi engkau menjadi bagian dari dunia di sepanjang siang mu, tapi aku akan selalu bisa mengejarmu di langit, di sepanjang sisa malam ku, bersama doa-doa panjang yang kupanjatkan padaNya, dalam doa-doa panjangku tentangmu Wahai calon makmumku.Dimanapun engkau berada teruslah memperbaiki diri.. Salam dr Calon Im...

Thursday, 7 January 2016

Mengapa ada Dusta.. Ku buka satu persatu nada aksaraku yang Slalu bersulang manis dengan rindu di hatiku Ku baca dan ku maknai setiap sentuhan huruf Lalu pahami setiap jeda dari denting jiwaku Yang ku hela panjang dari nafasku yang kian Pias tersekat waktu Indah alunan melody cinta kita yang berderak Meriuhkan angkasa di langit di dinding sukma Dalam diam tangisku aku tidak ingin mataku Kembali membasah karena adanya luka baru Namun apa ada daya hanya mataku begitu Perih dan tak sanggup tuk bertahan agar tak Jatuh di pipi Perlahan ku bangkit dan remas dari setiap Aksara yang terhias di tinta warna dalam Remang sebuah lilin ku kubur serpihan nadi Dari jantung kata yang pernah hadir di dalam Kehidupanku dan menari di sela kiasan lentik Jemari" ini dan membiarkannya semua untuk Berubah menjadi abu Dan kelak biar ku satukan dengan tanah dan Lautan akan ku Biarkan angin yang Berhembus itu membawanya berkelana di Angkasa nirwana dan bintang" itu akan Kembali menyambutnya dalam do'a agar Kenangan itu tidak pernah bisa untuk ku Temui kembali di kehidupanku Dulu kau adalah impianku menuju puncak Keabadian bersama mu untuk membangun MAGHLIGAI kasih dalam harumnya bunga SYURGA tapi mimpi itu Kini sirna seketika Kala dusta itu ada diantara CINTA KASIH Kita berdua Biarkan itu menjadi sebuah di masa lalu Namun ku dapai sebuah ANUGRAH di saat ini Dengan segala misteri yang ada di hari Esok Dan juga nanti .. Salam santun sahabat jiwa perindu surga..

Sukses ...

Sunday, 3 January 2016

Gus dur dan Santri

Santri : "Ini semua gara-gara Nabi Adam, ya Gus!" Gus Dur : "Loh, kok tiba-tiba menyalahkan Nabi Adam, kenapa Kang." Santri : "Lah iya, Gus. Gara-gara Nabi Adam dulu makan buah terlarang, kita sekarang merana. Kalau Nabi Adam dulu enggak tergoda Iblis kan kita anak cucunya ini tetap di surga. Enggak kayak sekarang, sudah tinggal di bumi, eh ditakdirkan hidup di Negara terkorup, sudah begitu jadi...

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Kirimkan kesan pesan dan redaksi
ke ryantoex@gmail.com
Ryantoex@gmail.com. Powered by Blogger.

Total Pageviews

Search This Blog

Admin

Definition List